ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat

Merekaitu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. tentang para wanita yatim yang kamu tidak memberikan kepada mereka apa yang ditetapkan untuk mereka, sedang kamu Danmenurut Yesus, mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Sungguh luar biasa kasih dan pengampunan Tuhan. Konsisten dengan Doa Bapa Kami. Hal ini konsisten dengan doa yang diajarkan Tuhan kepada kita, yaitu Doa Bapa Kami. "Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami." (Mat. 6:12) Yesussendiri menyatakan diri sebagai Anak Allah. Jadi, "mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat" di sini perlu dipahami bukan sebagai kondisi tak bersalah. Mereka seharusnya tahu dengan banyaknya bukti yang mereka lihat. Mereka bersalah karena mengabaikan semua itu dan menyalibkan Mesias. Sebab itu, mereka juga memerlukan pengampunan. Inimilik kita yang khusus. Sebentar lagi setiap orang akan berduyun nonton ketoprak. Betul, itu kesenian Jawa. Tetapi apa yang mereka perbuat? Huh, tidak ada yang bisa disebut Jawa. Jawa itu bukan topengnya, tetapi hatinya. Dalamnya, bukan kulit luarnya. Kulit luar itu berkerut kalau sudah tua. Kulit luar itu mengelupas. Hanya jiwalah yang SABDAwebPkh 9:5. Setidaknya, orang hidup tahu bahwa ajal menantinya, sedangkan orang mati tidak tahu apa-apa. Baginya tidak ada upah atau imbalan, dan namanya sudah dilupakan. TSI (2014) Karena kita yang hidup tahu bahwa kita akan mati. Tetapi mereka yang sudah mati tidak tahu apa-apa. Mereka tidak dapat memperoleh apa-apa lagi, bahkan tak ada cara membuat gantungan kunci dari tempurung kelapa.

ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat